Analisis Penerapan Akuntansi Persediaan Berdasarkan PSAK 202 Pada PT Avia Avian Tbk
DOI:
https://doi.org/10.52644/dpfsnc17Keywords:
PSAK 202, Klasifikasi Persediaan, Pengukuran Persediaan, Pengakuan Persediaan, Pengungkapan PersediaanAbstract
Persediaan berperan sebagai sumber pendapatan bagi perusahaan yang dapat digunakan untuk membiayai kewajiban keuangan perusahaan. Perlakuan akuntansi yang tepat terhadap persediaan akan memudahkan perusahaan dalam mengetahui berapa unit persediaan yang dimiliki serta biaya yang perlu dikeluarkan dalam proses produksi. Standar akuntansi di Indonesia terkait persediaan diatur dalam PSAK 202. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis penerapan PSAK 202 (2024) terkait klasifikasi, pengukuran, pengakuan, dan pengungkapan persediaan barang pada PT Avia Avian Tbk. Metode penelitian ini menggunakan jenis data kualitatif dan sumber data sekunder dengan prosedur pengumpulan data yang dilakukan melalui studi pustaka dan dokumentasi, serta teknik analisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terkait klasifikasi, pengukuran, pengakuan, dan pengungkapan persediaan sudah sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku di Indonesia yaitu PSAK 202 (2024). Kesesuaian ini mencerminkan tata kelola keuangan yang baik, sekaligus menunjukkan komitmen perusahaan dalam menyajikan informasi keuangan yang andal dan relevan.

